Tanggapan Penulis Blog “11 Bukti Gus Dur Bela Israel Terang-Terangan”

Posted on Updated on

Baru beberapa hari yang lalu gencatan senjata telah terjadi dan dilakukan oleh Israel terhadap agresinya ke Palestina. berbagai kerusakan parah telah ditimbulkan akibat serangan itu. korban berjatuhan bukan hanya dari pejuang Hamas, korban sipil pun berjatuhan khususnya anak-anak dan perempuan yang lebih dominan.

sebelum gencatan senjata terjadi, serangan Israel ke Palestina baik dari udara, darat, dan laut mendapat kecaman hampir di berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia. aksi digelar dimana-mana dengan berbagai cara seperti long march, mengumpulkan dana kemanusiaan sampai mendatangi kedubes AS juga dilakukan. para tokoh dan pakar segala bidang pun juga berkomentar.

salah satu tokoh terkemuka yang memberikan komentarnya terhadap peristiwa agresi Israel adalah GUS DUR. seperti biasanya, Gus Dur memberikan komentar yang berbeda dengan yang lain. jika kebanyakan melihat peristiwa agresi Israel dari sisi Islam, menurut saya Gus Dur melihatnya dari sisi sosial dan latar belakang yang terjadi hampir tak berhenti pertikaian antara Israel dan Palestina. dan seperti biasanya juga komentar yang dilontarkan Gus Dur menuai Pro dan Kontra. secara singkat sebagian yang Pro dengan komentar Gus Dur mengatakan kita tak tahu dengan sebenarnya arti komentar Gus Dur karena beliau memiliki kemampuan diluar batas kewajaran pikiran manusia.
sedangkan yang kontra dengan komentar Gus Dur mengatakan komentarnya adalah salah dan tak jarang sampai mengeluarkan cacian dan hinaan entah secara langsung atau tidak langsung terhadap Gus Dur.

salah satu orang yang Kontra dengan komntar Gus Dur adalah orang yang menulis blog dengan judul “11 Bukti Gus Dur Membela Israel……..”

hemat saya sah-sah saja kita Pro atau Kontra terhadap komentar para tokoh siapapun itu. namun jika dilihat isi komentar kita sendiri terhadap pernyataan orang lain kita pasti menilai diri kita ini adalah yang paling benar (khususnya komentar kontra) sehingga tak jarang seolah kita mencerca tanggapan orang lain.

komentar tentang Gus Dur dalam blog tersebut (11 Bukti Gus Dur Membela Israel……..) menunjukkan sifat yang kontra dengan Gus Dur. sebenarnya boleh-boleh saja kitaberkomentar bebas karena kita berada dalam negara demokrasi. tapi apakah kita hanya bisa memberikan cercaan saja atau hanya sebuah pernyataan tidak setuju dengan pendapat orang lain???

yang sangat disesalkan dari blog Kontra Gus Dur itu adalah:

pertama, seolah kita sendiri yang benar dan kita harus menolak orang yang tidak setuju dengan pendapat kita.

kedua, dari blog tersebut telah memunculkan berbagai penyakit Hati (semoga bisa disembuhkan). betapa tidak, dari blog yang disusun dengan bahasa yang mudah dipahami kalangan awam, tidak diduga menimbulkan hawa permusuhan antar sesama Muslim

ketiga, permusuhan itu berupa hinaan dan juga celaan terhadap Gus Dur. mungkin hanya hinaan atau celaan sudah biasa dan lumrah. yang disayangkan adalah muncul kata MUNAFIK, YAHUDI, dan banyak kata kata lain yang menurut saya tak pantas dikeluarkan oleh seorang Muslim. sebagian mengatakan Gus Dur MUNAFIK dan sebagian mengatakan Gus Dur YAHUDI. seolah-olah Gus Dur bukan seorang pemeluk agama Islam lagi. mengatakan orang MUNAFIK atau YAHUDI (atau penganut agama yang lain) apakah tidak berarti kita ini memurtadkan orang??? atau paling tidak telah menganggap Gus Dur Murtad??? perlu digaris bawahi, siapa sebenarnya orang yang Murtad. orang yang murtad adalah orang yang menolak aqidah Islam dan tidak mengakui Allah sebagai Tuhan yang Esa. terus bagaimana dengan sifat kita yang memurtadkan orang lain??? apakah itu termasuk aqidah yang harus kita miliki???? sebuah renungan yang sangat perlu diresapi biar kita tidak gampang mengucapkan kata-kata yang tidak perlu. urusan nyata, manusia bisa mengetahui. urusan hati, hanya yang punya hati dan Allah-lah yang mengetahui.

keempat, kita sebagai warga negara indonesia dan seorang Muslim seharusnya sadar apakah di dunia ini hanya sesuatu yang terlihat saja yang yang terjadi di depan mata yang bisa kita ambil sebagai pelajaran??? tentu tidak!! banyak hal-hal yang tersembunyi yang tidak dapat diterima cukup dengan 5 panca indera kita. ada beberapaq panca indera yang lain yang sebenarnya lebih peka melihatt hal-hal yang tersembunyi, yakni akal pikiran dan hati. jika dipadukan antara akal dan hati insya-Allah kita akan dapat menemukan lebih banyak dari apa yang kita lihat dari sekedar panca indera yang kita miliki.

dalam blog tersebut (11 Bukti Gus Dur Membela Israel……..) jelaslah terlihat memandang komentar Gus Dur dengan tanggapan yang tektualis atau skriptis. kita harus banyak mencoba dan belajar berpikir secara kontekstual untuk lebih mendapatkan pengertian dan pemahaman yang mendalam. sisi negatif dari tanggapan secara tekstual adalah kita bisa menemukan kekurangan dari apa yang tampak atau yang jelas dalam komentar Gus Dur. tanpa ada saringan kata, kita secara sepihak langsung mnyatakan Gus Dur SALAH dan tak pantas didengar.

lain lagi jika kita mau berpikir secara kontekstual. ada kelebihan berpikir secara kontekstual, yakni dari suatu yang negatif bisa menjadi postif, dan dari yang positif menjadi lebih positif  lagi. marilah kitaberpikir secara kontekstual dalam menanggapi apa kata orang untuk mendapatkan hikmah dan sisi positifnya. agar kita tidak sepihak menyatakan orang itu salah dan orang itu benar. dengan berpikir kontekstual kita bisa mendapatkan lebih banyak kedamaian hati dan pikiran, bukan malah menimbulkan pertikaian dan permusuhan.

semoga dengan membaca tulisan ini kita bisa berpikir kontekstual secara mendalam sehinga dalam memberikan tulisan  atau komentar melalui blog bukan memberikan penilaian yang negatif saja tapi yang positif juga ada.

“Menilai Orang Lain adalah Perkara yang Lebih Mudah dari pada Menilai Diri Sendiri”

semoga kita bisa menilai diri kita sendiri sebelum kita menilai orang lain. tidak menutup kemungkinan memang orang yang kita bilang jelek memang jelek. dan tidak menutup kemungkinan juga orang yang kita anggap jelek ternyata lebih baik dan jauh lebih baik dari kita sendiri.

10 thoughts on “Tanggapan Penulis Blog “11 Bukti Gus Dur Bela Israel Terang-Terangan”

    cintakaret said:
    23 Januari 2009 pukul 2:04 pm

    aneh. merasa benar kok ndak boleh, berarti tulisan anda ini salah dong.

    muhammad541d responded:
    23 Januari 2009 pukul 2:16 pm

    merasa bener tanpa “tanpa mendengar saran orang lain”??? mange kebenaran punya kita sendiri????
    sharing dunk….!!!

    muhammad541d responded:
    23 Januari 2009 pukul 2:19 pm

    tambahan :

    siapapun boleh mengkritik termasuk dalam tulisan blog ini….
    boleh membenarkan, boleh juga menyalahkan…
    tapi kalo menyalahkan, kasih saran juga dunk….

    Indah Parmalia said:
    24 Januari 2009 pukul 9:37 am

    Yasudah..intinya kita disini sama-sama perduli dengan saudara kita disana..kita prihatin dengan kondisi yang seperti itu..
    Buat yang nulis artikel itu (saya udah baca), mungkin dia hanya menyampaikan informasi yang menurut pendapat dia begitu..
    mungkin beda dengan sudut pandang kita..
    Analisa mas juga bener, mungkin menurut pandangan mas seperti..

    Ini lah kelebihan blog, kita belajar menghargai pendapat orang lain, kita belajar untuk menbuka pikiran kita akan hal-hal yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh kita, kita bertukar informasi..

    Makasih ya mas sudah mengunjungi blog saya..
    Saya juga baru ngeblog di wordpress, tapi saya banyak baca di rubrik (klik dsini) Forums
    semoga bermanfaat..

    muhammad541d responded:
    24 Januari 2009 pukul 11:52 am

    yuuuuk….. amiiiin…..
    pendapat boleh beda… yang penting kita tetap Manusia… he he
    thnx jg dah baca tulisanku
    n thnx tas bantuan informasinya…

    agungk said:
    16 Mei 2009 pukul 4:25 pm

    Posmo bangeut dech, tulisan elo!

    Pertanyaan saya, knapa yach setiap Gus Dur bercuap musti diterjemahkan dengan hermeneutika? He..he..Apa Gus Dur tidak mampu berkomunikasi dengan target wacananya? Kenapa musti menggunakan lima indra ghaib (wah repot dong lima indra biasa saja saya belum tentu sempurna) apa lagi musti pake lima indra lainnya? He..he..

    prasetya said:
    19 Mei 2009 pukul 3:22 pm

    prinsipnya, qt hrs mnyayangi smua mnusia tp, sbg petani yg baik hrs punya ktegasan pd prilaku hama, klo seekor hama Gus Dur dikhawatirkan buruk pd ummatnya yg puluhan juta, yg pa boleh buat disemprot aja tu mulut Gus Dur pake Insektisida biar sgr kelar dan dijmput malaikat pake Godam yg udh gatal. maaf umat NU, dan loyalis Gus Dur mulai skr carilah pemimpin umat yg sejati kan mash ada (Hasyim Muzadi, dll) yg bagus2 tu….

    muhammad541d responded:
    20 Mei 2009 pukul 10:44 am

    Waduh… kok jadi nyerempet ke NU y???? mengagumi Gus Dur bukan berarti orang NU lho mas??? lagian pendapat Gus Dur di atas bukan atas nama NU lho…….

    Eko Puji Susanto said:
    3 Agustus 2012 pukul 2:25 am

    Assalamu’alaikum.
    Salam sejahtera.
    Saya sudah membaca tulisan diatas. Tadinya saya berharap isinya berupa penjelasan2 atau sanggahan dari tulisan2 yg menyudutkan Gusdur. Tapi isinya hanya himbauan untuk tidak merasa benar sendiri dan supaya tidak menjelek2an orang lain. Saya setuju, tapi mohon dituliskan poin2 yg menjelaskan bahwa gusdur tdk sejelek itu.
    Misal :
    *Penjelasan tentang gusdur tentang legalnya sdsb dulu.
    *Penjelasan tentang gusdur membeli bank papan. Bunga bank telah dinyatakan riba oleh NU lho.
    *Pencabutan pelarangan ajaran komunis.
    Dan lain2.

    muhammad541d responded:
    7 Agustus 2012 pukul 8:19 am

    sanggahan disesuaikn dg isi blog yg mnyudutkn gus dur…
    maaf tdk saya tuliskn alamatnya, soalnya waktu nulis ne postingan masih gaptek alias baru belajar bikin Blog…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s