Katakan TIDAK!!! pada “Valentine Day”

Posted on Updated on

black-rose

Sehari kemarin pasti kita udah pada ngerti ada suatu hari yang hampir seluruh manusia di bumi mengerti. tak pandang agama, negara, keturunan, atau status sosial dan yang lainnya banyak yang telah merayakannya. VALENTINE DAY adalah hari yang dimaksud.

Valentine Day atau yang dikenal dengan Hari Kasih Sayang itu menjadi sebuah hari yang dinanti-nanti khususnya bagi seseorang yang sudah memiliki pasangan resmi (suami/istri) atau tak resmi (pacar). terlebih di daratan amerika dan eropa, hari itu adalah bener-bener diagungkan.

tapi apakah kita mengetahui sejarah dari Valentine Day tersebut????
saya yakin warga Indonesia khususnya nggak ngerti asal-usul perayaan Valentine Day… menurut sumber yang tak perlu saya sebutkan, sejarah VD adalah dari sebuah kisah dua sejoli yang saling mencintai dan menyayangi yang kemudian mempunyai inisiatif agar dalam kisah percintaanya dirayakan. bagaimana cara mereka berdua merayakan???? ini yang perlu sangat kita ketahui….

seperti halnya perayaan hari-hari bahagia pada umumnya pasti ada sebuah kado dan seakan menjadi wajib untuk diberikan dan didapatkan. selain itu bunga mawar yang harum juga menjadikan hari itu lebih sempurna apalagi jika ada cokelatnya yang lezat. eemmmmmmmmmm mungkin dah lebih dari sempurna… tahukah kita apa maksud pelengkap dari VD tersebut??? Kado difungsikan sebagai pemberian terima kasih atas kasih sayang yang telah dirasakan selama ini. Mawar sebagai simbol kasih sayang dan cinta yang tetap membara… lalu Cokelat???? cokelat tidak hanya sebagai pelengkap untuk memaniskan mulut saja. memang rasanya nikmat lezat dan semua orang hampir 99,99 % suka yang namanya cokelat. di dalam VD, cokelat dikonsumsi setelah memberikan kado damn bunga mawar.. atau bisa juga sebelum atau ditengah-tengah pertemuan. menurut hasil penelitian para ahli makanan mengatakan cokelat selain rasanya yang lezat dan nikmat juga berfungsi sebagai meningkatkan vitalitas stamina seks. Wowwwwww.. terus hubungannya dengan VD apa???? berdasarkan adat aslinya, setelah cokelat itu dimakan jelaslah mereka saling merasakan timbul ada gairah seks dalam dirinya. kalau udah berduaan, sepi-sepian dan saling cinta, yang dilakukan selanjutnya yaitu mereka awali dengan ciuman mesra yang berlanjut sampai pada hubungan intim. kalo buat suami istri sih gak masalah. tapi adat seperti ini diikuti oleh pasangan yang gak resmi alias masih sebatas pacar. mengatasnamakan cinta dan atas dasar suka sama suka mereka juga melakukan hubungan intim sebagai syarat sempurnanya hari VD.

mohon maaf (kepada para pembaca) atas dasar inilah kita sebagai seorang Muslim/ah tak patut merayakan sedikitpun atas hadirnya VD. Islam memang tidak melarang menyaring kebudayaan yang baik. tapi dari tulisan di atas membuktikan VD bukanlah suatu kebudayaan yang patut kita tiru. alasan lain adalah, kasih sayang bukanlah hanya dilaksanakan kepada seorang kekasih saja. di negara kita masih banyak yang membutuhkan uluran tangan kita setiap hari. bukan setahun sekali. kalau mau lebih jauh lagi ya kita lihat di daratan Palestina, para korban perang brutal Israel juga sangat membutuhkan perhatian kita yang lebih meskipun haya berupa doa saja… selain itu juga alam yang kita tempati inipun memerlukan kasih sayang kita… jangan dikira alam  tidak membalas perbuatan kita kepadanya. alam akan baik kepada kita jika kita baik juga kepada mereka. dan sebaliknya, alam akan murka ketika kita merusaknya…

“jangan batasi kasih sayang kita kepada seorang saja…. makhluk Tuhan juga membutuhkan kasih sayang kita…. Tuhan tidak pernah membatasi kasih sayang-Nya kepada siapapun di dunia…”

“sesungguhnya kerusakan yang tampak di bumi tidak lain karena ulah perbuatan manusia sendiri…”

6 thoughts on “Katakan TIDAK!!! pada “Valentine Day”

    ubang said:
    15 Februari 2009 pukul 2:23 pm

    sayang… tulisannya tidak dalam.. tidak sedalam judul. jadi mubadzir..

    muhammad541d responded:
    15 Februari 2009 pukul 2:31 pm

    thnx tas sarannya…

    Parto said:
    18 Februari 2009 pukul 4:26 am

    “Adalah lebih baik serta jauh lebih berguna menjadi seorang yang sederhana dan kurang terpelajar namun akrab dengan Tuhan melalui tindakan belas kasih daripada tampak bijaksana dan cakap namun menghujat sang Tuan-nya.”

    alhidayahtarik said:
    18 Februari 2009 pukul 2:42 pm

    mari saling berkasih sayang tanpa batas dan waktu…

    engeldvh said:
    19 Februari 2009 pukul 6:05 am

    Say yes to Valentine??? gw sih iya…
    http://engeldvh.wordpress.com

    KOKO LOGSDON said:
    31 Januari 2010 pukul 6:16 pm

    JazakALLAH notesnya, mudah2an ummat Islam tidak lagi mengikuti kebiasaan shirk ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s