Jaksa “Penguntil Ekstasi” Bebas !!!

Posted on

PIL SETAN
PIL SETAN

Sungguh pengadilan di Indonesia kembali menunjukkan keburukkannya yang semakin mencontreng nama baik Indonesia. Hal ini disebabkan oleh terbebasnya dua jaksa “Penguntil Ekstasi” yang seharusnya dijadikan barang bukti kemudian dimusnahkan malah dijadikan sebagai ladang bisnis yang subur kedua jaksa tersebut.

Mereka berdua yaitu Ester Thanak dan Dara Veranita. Sungguh dua kaum hawa yang bejat!!! yang seharusnya mereka berdua memusnahkan barang haram yang berupa Ekstasi malah disimpan sebagai ladang bisnis.

Pada awalnya banyak yang memuji kinerja polisi atas keberaniannya dan keberhasilannya menangkap mereka berdua terutama pujian ini datang dari para aktifis GRANAT sehingga bisnis haram di wilayah kejaksaan terungkap.

Namun entah apa yang terjadi. Setelah dibawa ke pengadilan memang kedua Pendosa itupun masuk bui tapi hanya beberapa waktu saja kemudian secara mengejutkan kini telah bebas. Alasan bebasnya kedua Pendosa itu disebutkan bahwa “Dia tidak ditahan karena masa perpanjangan tahanannya tidak diperpanjang oleh kejaksaan” begitulah menurut Kasat Narkotika Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Yufri RM. Polisi tidak ambil diam. Beberapa hari kemudian polisi melayangkan surat Permohonan perpanjangan penahanan ke Kejati DKI demi penyelidikan yang lebih intensif lagi. Tapi apa yang terjadi ? pihak Kejati DKI menolak permintaan kepolisian. Alasannya, Kejati DKI tidak memperpanjang karena perintah Jaksa Agung.

Mau dikemanakan lagi arah keadilan kejaksaan yang ada di Indonesia ini. Apa sebenarnya yang terselubung atas bebasnya Dua Pendosa itu yang secara jelas telah mengalih fungsikan barang bukti menjadi ladang bisnis. Semoga Dua Pendosa tersebut kembali tertangkap. Jika tidak, mudah-mudahan Tuhan memberikan peringatan dan hukuman yang besar atas perbuatannya.

2 thoughts on “Jaksa “Penguntil Ekstasi” Bebas !!!

    redaksi said:
    16 April 2009 pukul 2:27 am

    KEJAKSAAN KAMPUNG NARKOBA

    Sudah… aku tak usah berpanjang kalam. Jelas sudah bahwa kejaksaan adalah kampung narkoba.

    Faktanya, dua jaksa Esther Thanak dan Dara Veranita menjual barang bukti dalam kasus yang ditanganinya. Busuk memang…!!!

    Sebelumnya…

    Kejaksaan… engakau kupandang sebagai pembuka jalan dalam memahami keadilan dunia. Bagai sebatang lilin pemancar api penerangan. Engkau pembuka asa ku yang telah lama membeku.

    Namun keadaan berbalik arah, engakau menampakkan gejala ketidakjujuran, menjual barang bukti narkoba kemudian berpura-pura suci. Aku sungguh kecewa padamu. Kau adalah ular bermuka dua.

    Aku ragu… ragu… ragu… dimanakah aku mencari keadilan??!!

    Sumpah serapahku buatmu!!!

    Aku berdo’a : semoga Tuhan menamparmu dan membakar hangus tubuhmu!!!

    sumber:http://asyiknyaduniakita.blogspot.com/

    muhammad541d responded:
    17 April 2009 pukul 12:57 pm

    ku amini do’a anda…. andai mereka tidak mau bertobat ku yakini Tuhan pasti mengadili mereka berdua…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s