Allah mengampuni dosa Umar karena sayang Burung Pipit

Posted on Updated on

Salah satu khulafaurrasyidin yang kita kenal adalah sahabat Sayyidina Umar bin Khattab. beliau menjadi khalifah karena beliau memiliki sifat yang baik, adil dan bijaksana. selain itu ternyata Sayyidina Umar juga memiliki rasa kasih sayang yang sangat tinggi, baik kepada Allah, kepada sesama manusia, maupun kepada sesama makhluk Allah lainnya. Salah satu peristiwa yang dapat kita pelajari dari sifat sayyidina Umar adalah kasih sayangnya terhadap burung pipit.

si Pipit

Mungkin bagi kebanyakan orang, burung pipit bukanlah termasuk jenis burung yang suaranya ingin didengar orang. Tubuhnya kecil dan imut tapi bulunya tidak semenarik burung nuri. Tetapi dari kisah antara Umar dan Burung Pipit berikut patut bagi kita untuk semakin menambah keimanan dan ketakwaan dan memuji segala ciptaan-Nya.

Berawal dari Sayyidina Umar berjalan-jalan di sebuah jalan di kota. Kemudian beliau melihat ada seorang anak kecil yang sedang menggenggam burung pipit di tangannya untuk menemaninya bermain. Tetapi justru sahabat Umar merasa kasihan dan tak tega melihat burung pipit tersebut dibuwat mainan anak tadi.

Tanpa berpikir panjang, Sahabat Umar mendekati anak tersebut bukan untuk memarahinya tetapi untuk membeli burung pipit yang sedang dibuat mainan. Akhirnya anak tersebut menjualnya kepada sahabat Umar.

Setelah membeli burung pipit dari anak kecil tadi, tidaklah dipelihara Sayyidina Umar tetapi malah dilepaskan dan dibiarkan bebas melayang ke udara.

Kullu Nafsin Dzaaiqotul Mauut… Beberapa waktu kemudian Sayyidina Umar telah dipanggil oleh Allah SWT menghadap keharibaan-Nya. Banyak masyarakat yang merasa sangat kehilangan atas kematian Sayyidina Umar.

Beberapa hari setelah wafatnya Sayyidina Umar terjadi sebuah peristiwa yang hampir dialami semua orang. Di suatu malam, orang-orang bermimpi dalam tidurnya. Mereka bermimpi bertemu dengan sahabat Umar dan mempertanyakan keadaannya. Sayyidina Umar menjawab : “Allah telah mengampuni dosaku dan segala kesalahanku”. Kemudian orang-orang bertanya lagi kepadanya sebab Allah mengampuni dosanya apakah karena kedermawanannya, ataukah karena keadilannya, ataukah karena kezuhudannya?? kemudian beliau menjawab : “Setelah kalian meletakkan aku di lubang kubur, dan kalian tutupi aku dengan pasir, kemudian kalian tinggalkan aku sendirian di dalam kubur, maka datanglah dua Malaikat kepadaku yang sangat menakutkanku, seakan-akan otakku terlepas dan seluruh ruas tulangku terlepas. Kemudian kedua Malaikat tersebut memegangku dan mendudukkan aku untuk memberikanku pertanyaan, tiba-tiba aku mendengar suara tanpa rupa memanggil kepada kedua malaikat tersebut : “Hai dua Malaikat! pergilah kalian dan janganlah engkau takuti hambaku itu karena aku telah membebaskannya dan mengampuni dosa-dosanya karena dia telah mengasihi seekor burung pipit. Siapa yang berbelas kasih di dunia, maka aku berbelas kasih kepadanya di akhirat”.

ALLAHU AKBAR….
Subhanallah… Maha Besar Allah sang penguasa jagad raya… Maha Suci Allah yang mengetahui hal-hal yang rahasia, gaib, dan tersembunyi…

Sungguh Allah telah menunjukkan satu rahasia-Nya dari peristiwa tersebut. Allah mengampuni dosa Sayyidina Umar bukan karena ketaatannya, bukan karena kedermawanannya, bukan pula karena keadilannya memimpin ummat. Sungguh di luar pikiran ternyata Allah mengampuni Sayyidina Umar karena telah melepaskan dan membebaskan burung pipit dari tangan seorang anak kecil yang membuat burung pipit sebagai mainan.

Subhanallah… Astaghfirullah…

Mudah-mudahan dari peristiwa tersebut kita menjadi semakin beriman dan bertaqwa kepada Allah dan memiliki hati yang penuh kasih sayang terhadap sesama makhluk Allah serta tidak mudah meremehkan kebaikan-kebaikan sekecil apapun…

Barang siapa yang berbuat kebaikan sekecil biji dzarrah, maka pasti mendapat balasannya…

2 thoughts on “Allah mengampuni dosa Umar karena sayang Burung Pipit

    endah said:
    25 Agustus 2009 pukul 8:56 am

    Bagus banget mas Said… Subhanallah…

    harjo said:
    2 September 2009 pukul 4:03 am

    umar bin khattab emang luar biasa, kapan y bisa seperti beliau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s