Makna kalimat Syahadat “Asyhadu an Laa Ilaaha Illallah”

Posted on

Singkat, sedikit, dibaca dengan cepat tetapi mengandung makna yang keramat….

bagi anak-anak kecil cukup memahami kalimat syahadat yang pertama itu dengan mengetahui atau dengan menghafal artinya saja, tetapi bagi anda yang sudah beranjak dewasa marilah kita pahami secara mendalam makna dari kalimat syahadat yang pertama tersebut.

pengertian secara bahasa yang sudah kita ketahui adalah “Saya Bersaksi Tiada Tuhan Selain Allah”, mempunyai makna :

1. meyakinkan diri sepenuh hati bahwa hanya Allah yang patut disembah.

seseorang yang sudah mengucapkan kalimat syahadat ini akan (dianggap) menjadi seorang muslim karena telah mengakui Allah adalah satu-satunya Tuhan yang patut disembah meskipun hanya melalui mulutnya saja.
diakuinya seseorang memeluk agama Islam melalui mulutnya sudah patut bagi kita untuk mengerti dan tidak patut bagi kita untuk meragukannya dikarenakan masalah hati hanya diketahui oleh seseorang yang bersangkutan dengan Allah swt.
namun bagi diri kita sendiri yang ingin menjadi seorang hamba Allah dengan sebenar-benarnya maka patut dan wajib bagi kita untuk tidak bersaksi atas keesaan Allah melalui mulut saja tetapi juga diucapkan berdasarkan hati nurani.

2. meyakinkan diri bahwa tiada kekuasaan yang dapat menyaingi atau menyamai kekuasaan Allah.

pada makna yang kedua ini adalah sebagai tindakan yang wajib dan harus disadari oleh setiap orang yang melafalkan kalimat syahadat (yang pertama) bahwa segala daya, kekuatan, dan kekuasaan alam semesta hanya milik Allah semata.
tidaklah patut bagi kita memuji-muji dan menyebut-nyebut ciptaan Allah memiliki kekuatan yang seakan tak tertandingi, dalam artian takjub terhadap sesuatu melebihi ketakjuban kita atas kekuasaan Allah. karena perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang dapat membuat diri kita lupa terhadap Allah swt.
Laa Haula wa Laa Quwwata Illa Billah….

semoga kalimat syahadat yang setiap hari kita ucapkan semakin menambah ketebalan iman dan taqwa kita kepada Allah swt. Amiiin….

wallahu a’lam…

3 thoughts on “Makna kalimat Syahadat “Asyhadu an Laa Ilaaha Illallah”

    afgan fadilla said:
    20 November 2010 pukul 6:04 pm

    kata bersaksi masih belum jelas…

    bersaksi kpda siapa??
    jika kita bersaksi berarti kita pernah melihat..
    seperti saksi di persidangan

    muhammad541d responded:
    21 November 2010 pukul 5:21 am

    @afgan fadilla : sebenarnya saya sendiri sangat hati-hati mengatakan “bersaksi”. karena itu dalam tulisan saya di atas menyebutkan secara umum (bahasa) kita menerjemahkannya seperti itu.
    tentunya jangan dipahami secara “tekstual”. makna konteks lebih kita kedepankan yang saya sebutkan hanya dua. “bersaksi” tidak dipahami dengan melihat secara lahiriah tetapi mempunyai makna iman dan meyakini disertai dengan pengakuan yang sebenar-benarnya dari hati.

    […] dari postingan terdahulu, makna kalimat syahadat yang kedua “Asyhadu Anna Muhammadan Rosulullah” secara harfiah dapat […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s